Posted by gebe on 23 September 2009
Mengembalikan jati diri bangsa. Baru-baru ini ada bom bunuh diri di jakarta, puluhan orang tewas seketika, setidaknya itulah berita yang baru santer diberitakan diseluruh saluran televisi. Harga diri bangsa indonesia langsung otomatis jatuh di depan mata dunia,kepercayaan international hilng dalam sekejab mata. beginikah jati diri bangsa kita? akankah keadaan ini terus menerus seperti ini, apakah indonesia akan terus menerus didera dengan tindakan-tindakan tidak manusiawi seperti ini? apakah begini mental bangsa indonesia? mental perusak dan pembuat keonaran? Masih ingatkah kita tragedi bom bali hingga berkali kali? dan sekarang giliran jakarta yang jadi sasaran. Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | 94 Comments »
Posted by gebe on 15 Oktober 2009
Jati Diri Bangsa Indonesia kembali dirusak oleh sebuah bom di Rich Carlton dan JW Marriot pagi ini di 07,50, padahal mengembalikan jati diri bangsa tidaklah mudah. Mengapa hal ini terjadi pada saat Komisi Eropa menjalankan penghitungan suara dalam pemilihan umum tahun 2009? Ini merupakan pukulan bagi bangsa Indonesia. Kembali ke identitas nasional Indonesia di mata masyarakat internasional pasti akan sangat sulit dan tantangan bagi pemerintah masa depan. Ledakan bom itu merupakan tindakan teror secara otomatis menciptakan kembali kesan bahwa Indonesia tidak yakin di mana Juli 20 MU berikutnya tim akan datang untuk tinggal di Carlton Hotel Rich. Sebagaimana telah kita lihat selama 3 tahun terakhir kita telah merasakan serangan keamanan Torori, tetapi dengan ledakan bom di sebuah hotel terkenal di Jakarta, hari ini kembali citra Indonesia buruk di bidang keamanan, khususnya di bidang pariwisata. Tapi itu adalah sebuah tragedi dan cobaan, terutama bagi bangsa Indonesia, kami berharap bahwa semua kekuatan yang diberikan oleh mengalami cobaan berat. Itu adalah tindakan yang sangat biadab dan tidak untuk semua aktor kemanusiaan, pengeboman yang terjadi di Hotel Carlton dan JW Marriot kaya hari ini. Aku, dan khususnya Indonesia telah menyatakan belasungkawa mendalam kepada para korban tragedi bom Rich Carlton dan JW Marriot. Semoga rakyat indonesia tetap semangat mengembalikan jati diri bangsa.
Posted in kebangsaan | No Comments »
Posted by gebe on 7 Oktober 2009
Menteri komunikasi dan ilmu komputer, M. Nuh di Jakarta menekankan pentingnya memberikan informasi dalam upaya untuk membangun karakter dan memperkuat identitas nasional Indonesia. Menteri Komunikasi dan Informatika M. Nuh dalam sambutannya pada acara tersebut mengatakan bahwa acara ini dilatare-kembali oleh sebuah fenomena sosial yang berkembang di masyarakat yang semakin menurun rasa nasionalisme kepada bangsa. Oleh karena itu, Depkominfo pelaksanaan berasumsi peristiwa yang sangat penting ini. “Dalam iklim globalisasi dan cepatnya arus informasi dan teknologi komunikasi adalah judul budaya ini perlu untuk mendorong mengejar rasa nasionalisme kembali ke bangsa dan negara Indonesia harus dilakukan, karena merupakan mercusuar kebudayaan dan identitas nasional, “katanya. Selain itu, kegiatan ini diselenggarakan untuk memperingati ulang tahun kemerdekaan-62, dan disebut “Warm Up”, untuk memperingati 100 tahun hari kebangkitan nasional jatuh pada tanggal 21 Mei 2008. Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | No Comments »
Posted by gebe on 1 Oktober 2009
mahasiswa merupakan golongan masyarakat yang mendapatkan pendidikan tertinggi, dan punya perspektif luas untuk bergerak diseluruh aspek kehidupan dan merupakan generasi yang bersinggungan langsung dengan kehidupan akademis dan politik, oleh sebab itu adanya miniature state dikalangan mahasiswa merupakan proses pembelajaran politik untuk mahasiswa walaupun pada akhirnya dalam tataran politik praktis, gerakan-gerakan mahasiswa idealnya harus tetap bersifat independent dan tidak terjebak pada sikap pragmatis dan oportunis hal ini memang di perlukan demi misi mengembalikan jati diri bangsa. Memang benar mahasisawa sangat berperan penting dalam pewujudan program mengembalikan jati diri bangsa yang saat ini sedang dalam masa kritis Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | No Comments »
Posted by gebe on 13 September 2009
Tentara yang aktif dalam tiga hari ini digunakan untuk menjadi Tentara Hindia Belanda (KNIL) pada masa pendudukan Belanda, anggota Pembela Tanah Air (Peta) pada masa pendudukan Jepang dan Tentara Keamanan Rakyat (TKR) setelah Indonesia merdeka, dan membantu menghancurkan PKI pada tahun 1948 untuk mengembalikan jati diri bangsa. Dia juga menjadi inisiator pembentukan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (akademi). Held tegas dan memiliki solidaritas yang tinggi, merupakan ciri khas dari Jenderal Gatot Subroto sekaligus simbol jati diri bangsa. Pria lulusan Sekolah Militer Magelang masa pemerintahan Belanda, setidaknya bisa mentolerir setiap tindakan ketidakadilan, meskipun oleh siapa saja dan kapan saja. Jadi tak heran jika di masa mudanya sudah berani melawan anak-anak Belanda padahal waktu itu banyak pertanyaan tentang sudahkah hilangkah jati diri bangsa. Bahkan ketika bertugas di militer, berani menentang Belanda atau tentara Jepang yang bertindak kasar. Tapi sebaliknya, dia selalu menunjukkan solidaritas yang tinggi kepada yang lemah dan tertindas sehingga bangsa indonesia ragu mungkinkah jati diri bangsa kembali. Dia tidak sering membantu keluarga dengan menyisihkan sebagian hukuman gajinya. Berkumis laki-laki yang lahir pada 10 Oktober 1909 Banyumas, sejak anak-anak telah menunjukkan karakter seorang pemimpin……. Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | No Comments »
Posted by gebe on 10 September 2009
Berbicara tentang mengembalikan jati diri bangsaadalah suatu proses penumbuhan dan pengembangan kembali nilai-nilai luhur yang terpancar dari hati nurani melalui mata hati dan direfleksikan dalam pemikiran, sikap, dan perilaku. Pada dasarnya jati diri bangsa dipengaruhi oleh perkembangan sistem nilai yang dianut dan dipahami, yang selalu berubah secara dinamis mengikuti arus paradigma yang berlaku.
Dari uraian singkat di atas maka mengembalikan jati diri bangsa harus didasari dalam bingkai utama, yaitu persatuan bangsa, Pancasila, dan globalisasi. Ketiga hal itu adalah dasar yang harus dijalankan secara bersamaan dan selaras, karena ketiga hal itulah pijakan utama yang mampu mengembalikan jati diri bangsa. Indonesia, dan negara yang lainnya bukanlah satu entitas tersendiri yang hegemonik yang terlepas dari pengaruh dunia luar. Indonesia merupakan bangsa yang majemuk, namun kemajemukan tersebut harus dapat disatukan dalam persatuan dan kesatuan bangsa yang terakomodasi dengan dibentuknya NKRI dan Pancasila sebagai ideologi negara. Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | No Comments »
Posted by gebe on 6 September 2009
Rusaknya karakter bangsa ini salah satu sebab yang menimbulkannya adalah krisis, akan tetapi akar permasalahan dari hal ini ada pada diri manusia sendiri. bukan tidak mungkin apa yang telah kita lakukan selama ini juga merupakan penunjang dan pemicu dari hilangnya identitas dan jati diri bangsa. Rakyat Indonesia tidak lagi memikirkan dan berusaha untuk membangun karakter bangsa ini, bahkan cenderung telah diabaikan. Maka apa yang bangsa ini harus lakukan demi mengembalikan jati diri bangsa dan menemukan identitas dan karakter bangsa ini?
Ada suatu anggapan/ premis yang mengatakan bahwa pembangunan karakter harus dilakukan sejak dini, dibangun sejak masih janin atau di dalam kandungan hingga kita mau menutup usia bila ingin bener-bener mengembalikan jati diri bangsa. Maka di dalam usaha pembangunan karakter, dalam manusia terbagi dalam tiga tahapan. Yaitu pada usia dini, usia remaja, dan saat dewasa. Pembentukan pada tahap pertama, yaitu pada usia dini adalah tahap yang krusial dan penting, karena paling tidak dalam tahapan ini ada empat koridor yang harus dilakukan. Koridor-koridor tersebut adalah penanaman tata nilai, penanaman pada hal yang “boleh dan tidak boleh” (the does and the don’t), penanaman kebiasaan, serta pemberian teladan. Keempat koridor ini ditujujan agar menanamkan tata nilai dan membentuk karakter anak pada usia dini, sehingga pembentukan karakter pada tahapan ini sebenarnya bukanlah tugas seorang pembantu. Ironisnya, dalam kehidupan modern ini, pembantu justru menjadi pendidik dan pengaruh terdekat selama paling tidak 12 jam sehari dan lima hari seminggu. Maka, kita tidak perlu heran lagi bila muncul cibiran yang mengatakan bahwa karakter anak-anak kita justru lebih mirip dengan karakter pembantu. Maka para orangtua adalah garda terdepan untuk menjamin pertumbuhan anak-anaknya. Maka pembangunan karakter bagi generasi dini bangsa Indonesia yang memiliki nilai kebangsaan dan nasionalisme dapat menjadikan generasi bangsa peduli pada bangsa dan dapat mengembalikan jati diri bangsa. Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | No Comments »
Posted by gebe on 25 Agustus 2009
Mahasiswa merupakan tingkatan pelajar yang telah memasuki periode dimana pada usianya mahasiswa dapat melakukan pilihan tindakan yang bertanggung jawab dan cenderung tidak bergantung oleh siapapun, karena itulah pendidikan moral dan akademis sangatlah menunjang pribadi seorang mahasiswa. Kepribadian mahasiswa akan berkembang seiring dengan proses pembenahan, pembekalan, penentuan, dan akhirnya penentuan prinsip diri bagi mahasiswa. Agar mahasiswa memiliki rasa nasionalisme dan kebanggaan akan bangsanya, maka diperlukan pendidikan yang membangun karkater bangsa pada setiap mahasiswa. Hal itu dilakukan agar mahasiswa dapat bekerja dan berkarya dengan dilandasi nilai-nilai kebanggaan dan pengabdian pada negeri ini sehingga mahasiswa dapat memberikan andil dalam mengembalikan jati diri bangsa. Maka setiap mahasiswa yang memulai studinya diharapkan mendapatkan materi tentang pendidikan kewarganegaraan.
Pendidikan akademis yang diberikan pada mahasiswa untuk pada jurusan tertentu agar dapat turut memajukan bangsa dalam pembangunan negara. Pihak universitas/ kampus bertanggung jawab untuk menyediakan atau memfasilitasi mahasiswa agar mereka menjadi seorang yang mandiri, terpelajar, bermoral, dan berkarakter. Universitas/ kampus berkewajiban untuk mengatur kurikulum yang sesuai dan mendukung agar kuliah pendidikan kewarganegaraan di awal masa perkuliahan mahasiswa diberikan kepada mahsiswa guna menumbuhkan rasa nasionalisme dan kebangsaan pada setiap mahasiswanya, dengan cara mengenal identitas dan ideologi negara, yang akhirnya mahasiswa dapat berperan dalam mengembalikan jati diri bangsa. Karena itulah diperlukan sebuah metode dimana pada tahun pertama mahasiswa menerima materi akademis, diperlukan materi kuliah umum seperti pendidikan kewarganegaraan dan yang terkait. Hal ini penting dilakukan mengingat mahasiswa sebagai komponen vital dari generasi penerus bangsa dan merupakan aset paling potensial dan strategis bagi proses implementasi nilai-nilai demokrasi di Indonesia kini dan mendatang.
Hakikat pendidikan Kewarganegaraan adalah upaya penyadaran dan terencana untuk mencerdaskan kehidupan bangsa bagi warga negara, khususnya mahasiswa, dengan menumbuhkan dan mengembalikan jati diri dan moral bangsa sebagai landasan pelaksanaan hak dan kewajiban dalam bela negara, demi kelangsungan kehidupan dan kemajuan bangsa dan negara. Sehingga dengan memberikan materi ini, memberi ilmu tentang Ketata Negaraan, menumbuhkan dan mengembalikan jati diri bangsa serta moral bangsa, maka takkan sulit untuk menjaga kelangsungan kehidupan dan kejayaan Indonesia melalui peran mahasiswa.
Posted in jati diri bangsa | 2 Comments »
Posted by gebe on 21 Agustus 2009
Aspek pendidikan adalah aspek terpenting dalam membentuk karakter bangsa. Dengan mengukur kualitas pendidikan, maka kita dapat melihat potret bangsa yang sebenarnya, karena aspek pendidikanlah yang menentukan masa depan seseorang, apakah dia dapat memberikan suatu yang membanggakan bagi bangsa dan dapat mengembalikan jati diri bangsa atau sebaliknya. Pendidikan seperti apa yang diberikan agar anak didik memiliki karakter bangsa dan mampu mengembalikan jati diri bangsa dan mampu membentuk elemen-elemen dalam core values? Apakah masalah yang terdapat dalam otoritas pelaksana pendidikan di bangsa ini? Setidaknya ada empat faktor utama yang harus diperhatikan: faktor kurikulum, dana yang tersedia untuk pendidikan, faktor kelaikan tenaga pendidik, dan faktor lingkungan yang mendukung bagi penyelenggaraan pendidikan. Keempat faktor ini terkait satu sama lain untuk dapat menghasilkan SDM dengan karakter nasional yang mampu bersaing di era global, yang akhirnya dapat mengembalikan jati diri bangsa. Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | 2 Comments »
Posted by gebe on 16 Agustus 2009
Menanamkan rasa kebanggaan atas bangsa Indonesia pada diri anak-anak merupakan salah satu cara untuk mengembalikan jati diri bangsa. Karena bila mereka memiliki rasa kebanggaan atas bangsanya, maka generasi bangsa ini akan memberikan sesuatu yang membanggakan bagi bangsa ini. Salah satu cara agar anak-anak dapat memiliki rasa kebanggaan terhadap bangsanya adalah, memperkenalkannya pada kebudayaan negeri ini. Kebudayaan yang ada di Indonesia memang beragam, dan salah satunya adalah seni musik tradisional. Dengan memperkenalkan anak-anak pada musik tradisional maka kita juga ikut ambi andil dalam mempopulerkan salah satu kebudayaan Indonesia. Maka dengan memperkenalkan anak-anak pada musik tradisional kita berupaya untuk mengembalikan jati diri bangsa. Ajang untuk memperkenalkan musik tradisional ini pernah dilaksanakan oleh Departemen Kebudayaan dan Pariwisata (Depbudpar), yaitu dalam Festival Nasional Kesenian Musik Tradisi Anak-Anak 2009 yang diselenggarakan pada tanggal 2-4 Juli yang lalu. Tema yang diangkat pada festival ini adalah “Aku Bangga dengan Musik Tradisional Indonesia” bertujuan untuk memperluas wawasan musik tradisional Indonesia.
Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | 4 Comments »
Posted by gebe on 13 Agustus 2009
Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia akan segera dilaksanakan lagi, pada tanggal 17 nanti Republik ini akan berumur 64 tahun. Pada hari itu akan banyak diselenggarakan acara-acara yang berkenaan dengan perayaan tersebut, seperti perlombaan khas acara 17-an, acara seremonial pengibaran bendera, dan lain sebagainya. Seluruh bangsa ini akan berpesta pada hari tersebut mengingat pentingnya hari tersebut bagi bangsa ini. Di tengah kemeriahan acara dan pekik suara ”merdeka!”, seharusnya kita bertanya pada diri kita masing-masing: apa artinya hidup sebagai bangsa yang merdeka dan berdaulat penuh? Apakah kita benar-benar telah meraskan kemerdekaan yang sesungguhnya?
Apakah setelah berpuluh-puluh tahun bangsa ini telah mengetahui identitas dan jati dirinya? Maka kita harus merenungkan itu semua, tidak hanya sekedar berpesta merayakannya, akan tetapi ketika acara-acara tersebut dilaksanakan kita bisa mendapatkan bangsa ini telah mengetahui dan mengembalikan jati diri bangsa dan mengetahui identitasnya sendiri.Salah satu pandangan dari pemikir Perancis, Ernest Renan mengenai makna bangsa adalah, bahwa bangsa itu merupakan sebuah identitas superior yang terbentuk dan berada dari kesamaan nasib, kondisi dan cita-cita sekelompok orang, beserta visi masa depan yang direncanakan bersama. Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | 4 Comments »
Posted by gebe on 13 Agustus 2009
Pemerintah adalah aktor utama dalam pembentukan identitas dan jati diri bangsa. Maka langkah-langkah dan kebijakan-kebijakan yang dikelaurkan oleh pemerintah haruslah adil dan bijak demi mengembalikan jati diri bangsa dan identitasnya. Dengan kata lain, mengembalikan jati diri bangsa adalah tugas utama bagi pemerintah kita. Pemerintahlah yang menentukan nasib bangsa ini di masa depan. Selanjutnya adalah seluruh masyarakat harus mendukung langkah dan kebijakan pemerintah yang berdampak positif bagi negara dan dapat mengembalikan jati diri bangsa ini.
Untuk mengembalikan jati diri bangsa, setidaknya dapat didukung oleh empat pilar. Empat pilar tersebut adalah, kebudayaan nasional, politik nasional, ekonomi nasional, dan hukum nasional. Yang dimaksud dengan kebudayaan nasional adalah bahasa nasional kita, yaitu Bahasa Indonesia adalah hal utama yang harus dan selalu kita pertahankan. Disamping beragamnya bahasa daerah yang dimiliki oleh negara ini, Bahasa Indonesia adalah media pemersatu yang paling utama bagi rakyat Indonesia. Meskipun kita sebagai warga negara Indonesia patut mempertahankan kebudayaan daerah kita, akan tetapi kita harus mengutamakan dan tetap mempertahankan Bahasa Indonesia sebagai bahasa utama kita demi mengembalikan jati diri bangsa. Karena sejatinya kebudayaan daerah dan kebudayaan daerah dan nasional adalah aset bangsa yang paling berharga.
Selanjutnya adalah politik nasional. Yang dimaksud adalah mempertahankan keutuhan NKRI, sehingga gerakan-gerakan yang berpicu memecah keutuhan negara ini haruslah dihentikan. Bagaimana bisa negara dapat mengembalikan jati diri bangsa-nya bila gerakan separatisme masih ada dan mengancam? Karena sesungguhnya gerakan-gerakan semacam itu dapat merusak persatuan dan kebudayaan bangsa kita sendiri. Sedangkan ekonomi nasional adalah, ketika pemerintah membuat kebijakan ekonomi maka kebijakan tersebut haruslah didasarkan pada ideologi negara kita yaitu Pancasila. Demi mengembalikan jati diri bangsa, maka pemerintah harus membuat kebijakan ekonomi yang berpihak pada rakyat dan memakmurkan rakyat. Bukannya berpihak pada pihak asing demi mendapatkan keuntungan pribadi belaka.
Yang terakhir adalah hukum nasional. Penegakan hukum bagi seluruh warga adalah hal yang mutlak. Hak asasi manusia dan asas praduga tak bersalah haruslah didahulukan dalam peradilan demi mencapai keadilan yang utuh bagi seluruh rakyat Indonesia, dan yang pada akhirnya hal tersebut dapat mengembalikan jati diri bangsa. Maka bagi pemerintah Indonesia mulailah membuat langkah dan kebijakan yang dapat mengakomodasikan kebutuhan setiap rakyat, tanpa ada intervensi dari pihak manapun, demi memakmurkan negara ini dan juga mengembalikan jati diri bangsa.
Posted in jati diri bangsa | 6 Comments »
Posted by gebe on 4 Agustus 2009
Jika kita membicarakan tentang mengembalikan jati diri bangsa, maka kita akan berbicara tentang mempertahankan kelangsungan kebudayaan kita sendiri. Apakah kita mengenal tentang kebudayaan kita sendiri? Apakah kita telah memiliki andil dalam mempertahankannya? Apakah kita telah memajukan kebudayaan kita sendiri? Dan apakah kita telah menjadi orang yang berbudaya? Pertanyaan-pertanyaan tersebut hanya bisa kita jawab oleh diri kita sendiri.
Memang benar di zaman modern sekarang ini, sebagian orang menganggap bahwa kebudayaan dan kearian lokal merupakan penghalang dari modernisasi. Akan tetapi sejatinya bangsa ini tidak akan mengalami kemajuan disaat kebudayaan dan kearifan lokal tidak dapt dipertahankan lagi, lalu bagaimana kita dapat mengembalikan jati diri bangsa sendiri?
Untuk mempertahankan kebudayaan bangsa ini, maka semua kalangan masyarakat harus ikut andil di dalamnya. Dari kalangan individu, kelompok, hingga pemerintah haruslah berupaya memberikan andil dalam mempertahankan kebudayaan bangsa. Jangan sampai simbol-simbol kebudayaan dan kearifan lokal diambil dan diakui oleh negara lain lagi. Bila kita semua dapat melakukannya, maka kita dapat mengembalikan jati diri bangsa seutuhnya. Bila tidak, maka bangsa ini akan menjadi bangsa yang kolaps dengan tidak memiliki identitas negara apapun. Maka sekali lagi semua elemen masyarakat haruslah berusaha untuk hal ini.
Dengan berjalannya modernisasi dan kemajuan budaya, maka bangsa ini memiliki kemajuan yang tidak dimiliki bangsa lain, karena sesungguhnya kita memiliki banyak sekali kebudayaan dan adat istiadat yang berbeda di tiap-tiap daerah. Pada akhirnya mengembalikan jati diri bangsa adalah tugas dari setiap orang yang mengaku sebagai bagian dari masyarakt Indonesia.
Artikel yang berhubungan:
Posted in jati diri bangsa | 8 Comments »
Posted by gebe on 27 Juli 2009
sebenarnya gimana seh cara ngembaliin bangsa? ada yang tanya, lho kok perlu dikembaliin, emangnya ada yang pinjem? sempat ketawa juga seh, abiz lucu. Mungkin itu cuma istilah ajah menggambarkan kisruhnya bangsa indonesia saat ini. Coba ajah perhatiin, disetiap tempat ada kerusuhan dan kekacauan, nah itu berarti jati diri bangsa lagi kisruh, makanya perlu dikembaliin.
Ayo deh kita bareng-bareng mengembalikan jati diri bangsa, biar jati diri bangsa kita kayak dulu lagi, bersih,aman, tentram, sentosa, bukan begitu kawan?. Kasian dong pak sby kalo disuruh mengembalikan jati diri bangsa sendirian. kita juga harus bantu dong, iya ga?
Artikel yang berhubungan:
Posted in jati diri bangsa | 5 Comments »
Posted by gebe on 24 Juli 2009
Mengembalikan jati diri bangsa. Indonesia sebenarnya sudah merdeka, sejak tahun 1945, tapi pertanyaan besar di pundakputra-putri bangsa.Sudahkah kita benar-benar merdeka? Negeri digadaikan, banyak perusahaan dalam negeri yang di jual kepada bangsa asing. Kemerdekaan semu di negri tercinta ini. Kapankah indonesia jadi negeri yang mandiri? jati diri bangsa lambat laun menghilang tanpa kita sadari, jiwa bangsa yang mulai dikoyak bangsa lain secara halus. Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | 18 Comments »
Posted by gebe on 23 Juli 2009
tahun ini merupakan tahun yang berat dimana bangsa indonesia dilanda banyak musiabah, mulai dari banjir, bom, gunung meletus dan yangsemacamnya, sungguh tragis nasib bangsa kita ini, disaat krisis moneter justru banyak sekali musibah datang bertubu-tubi, petaka silih berganti,akankah bangsa indonesia bertahan seperti ini hingga nanti?
Menghadapi keadaan pasca pemilu dimana alhasil bapak presiden sby yang akhirnya terpilih menjadi presiden RI tahun ini, saya ucapkan selamat bagi pak sby, yang telah resmi terpilih menjadi presiden RI tahun 2009 hingga 5 tahun ke depan. Semoga dengan terpilihnya pak sby bisa mengembalikan jati diri bangsa indonesia seperti keadaan semula, tentunya usaha maksimal akan bapak dedikasikan untuk rakyat indonesia selurhnya, harapan dan impian untuk kembali ke jati diri bangsa indonesia yang luhur dan mulia sangat besar. Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | 6 Comments »
Posted by gebe on 22 Juli 2009
Jati diri bangsa yang saat ini sedang dipertaruhkan dimata dunia, dimana dengan adanya tragedi dijakarta beberapa waktu lalu, membuat indonesia Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | 5 Comments »
Posted by gebe on 21 Juli 2009
Sungguh luar biasa negara kita ini, bagaimana tidak, hampir setiap hari terjadi kerusuhan dimana-mana, tindakan anarkis, kemudian demonstrasi, pembunuhan dan lain-lain. Untuk mengembalikan jati diri bangsa pasti Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | 5 Comments »
Posted by gebe on 17 Juli 2009
Sejak zaman pemerintahan suharto, jati diri bangsa sungguh sangat jauh terperosok dimata dunia, bagaimana tidak? kekuasaan dan harta waktu itu Read the rest of this entry »
Posted in Tak Berkategori | 9 Comments »
Posted by gebe on 16 Juli 2009
Dahulu dijaman kepemimpinan Presiden Soekarno, jati diri bangsa indonesia identik dengan bangsa yang tangguh dan pemberani serta penuh prestasi. Namun apa yan terjadi di era globalisasi seperti saat ini? justru indonesia menjadi negara Read the rest of this entry »
Posted in jati diri bangsa | 7 Comments »
Posted by gebe on 16 Juli 2009
Indonesia adalah negara muslim terbesar se asia tenggara, kepribadian agamis dengan mengutamakan kejujuran dalam berwarga negara. Namun itu semua telah lama hilang, apakah memang benar jati diri bangsa kita yang luhur sudah hilang?
tentunya kita yang tahu jawabannya. Benar sekali jati diri bangsa yang luhur, yang dibangun oleh nenek moyang kita telah lama hilang.
Posted in jati diri bangsa | 8 Comments »
Posted by gebe on 13 Juli 2009
Seiring dengan derasnya arus perkembangan dan modernisasi ke arah globalisasi, bahasa Indonesia menghadapi banyak persoalan kompleks. Pertama, dalam hakikat sebagai media komunikasi utama di negeri ini, bahasa Indonesia dituntut untuk dapat beradaptasi dan bertahan terhadap pengaruh asing. Hal ini penting dalam proses mengembalikan jati diri bangsa. Artinya, setiap interaksi dan komunikasi yang menggunakan media bahasa Indonesia harus bisa memberikan suasana interaktif dan kondusif, sehingga bahasa Indonesia dapat dipahami dengan baik dan benar, juga terhindar dari kemungkinan salah interpretasi. Kedua, dalam posisinya sebagai bahasa resmidan bahasa utama di negeri ini, bahasa Indonesia harus tetap bisa menunjukkan jatidirinya sebagai milik bangsa yang majemuk dan beradab di tengah-tengah pergaulan antarbangsa di dunia. Menunjukkan eksistensi dan keunggulan bahasa Indonesia adalah suatu hal penting di era globalisasi ini, agar bangsa ini tidak kehilangan identitas dan dapat mengembalikan jati diri bangsa dengan memiliki bahasa sendiri. Read the rest of this entry »
Posted in kebangsaan | 3 Comments »